Nipah tumbuh rapat di tepi talao Nagari Ulakan. Buahnya jadi minuman, kulitnya jadi pupuk, daunnya jadi rokok tradisional. Website ini membawa ketiganya keluar dari kawasan, langsung dari penjualnya.
Di tepi talao Nagari Ulakan, nipah tumbuh liar di rawa payau pesisir — pohon khas yang buah mudanya bening kekuningan dan kenyal, segar dengan cita rasa yang sulit ditemui di tempat lain. Dari sanalah setiap olahan nipah kami berasal.
Semua dibuat langsung oleh keluarga UMKM setempat, bukan pabrik. Saat memesan, kamu membeli dari tangan yang meraciknya sendiri — bahan yang baru diolah, resep yang dijaga turun-temurun, sekaligus penghidupan warga pesisir yang ikut kamu rawat lewat setiap pesanan.
Pilih bagian pohonnya untuk melihat produk yang dihasilkan.
Daging buah nipah muda berwarna bening kekuningan dan bertekstur kenyal, disajikan dingin bersama sirup dan es serut. Inilah produk yang paling banyak diproduksi UMKM Nagari Ulakan dan paling dikenal pengunjung Green Talao Park.
Kulit buah yang dulunya menumpuk sebagai limbah kini dicacah dan difermentasi menjadi pupuk organik. Satu proses produksi minuman menghasilkan bahan baku untuk produk kedua — tidak ada yang dibuang.
Daun nipah kering dipotong dan dilinting sebagai pembungkus rokok tradisional, kebiasaan masyarakat pesisir Padang Pariaman yang bertahan lintas generasi.
Khusus pembeli 18 tahun ke atasBaru pertama kali memesan di sini? Alurnya seperti ini.
Telusuri katalog, pilih produk dan jumlahnya. Buat akun dulu untuk melanjutkan ke pemesanan.
Isi data pemesanan, lakukan pembayaran, lalu unggah foto bukti transfernya lewat form pesanan.
Bukti pembayaran diperiksa, lalu pesanan disiapkan penjual. Statusnya bisa kamu pantau di halaman pesanan.
Setiap angka mewakili perajin nipah Ulakan yang menjajakan produknya — dan pembeli yang sudah memesan di sini.
Katalog terbuka untuk siapa saja. Pesanan diteruskan ke UMKM yang membuat produknya.